Suzuki
25 January, 2019

TASIKMALAYA, Perkebunannews.com – Kementerian Pertanian terus memperkuat sub sektor perkebunan melalui program “Santri Tani Milenial’. Karena santri sebagai SDM pertanian yang potensial untuk menggerakan sektor pertanian khususnya perkebunan.

Potensi perkebunan sendiri sangat luas dan santri adalah SDM yang tepat untuk mengembangkan potensi perkebunan. Sejumlah bantuan pun diserahkan kepada santri, khususnya Jawa Barat antara lain bibit kopi, pupuk dan alat pasca panen.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman meluncurkan program “Santri Tani Milenial” di Manonjaya, Tasikmalaya, Jumat (25/1). Turut hadir dalam acara ini Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto, Ketua Harian PB Nahdlatul Ulama Iqbal Sulam serta sekitar 10 ribu santri dari pondok pesantren seluruh Indonesia.

Mentan menyebutkan, sektor pertanian terus meningkat dalam kontribusi PDB dari Rp 900 triliun menjadi Rp1400 triliun atau 46 persen. Ekspor naik 29 persen, inflasi dan kemiskinan di pedesaan turun.

Mentan juga memberikan paket bantuan berupa pupuk dan traktor kepada para santri. Selain itu juga diserahkan benih kopi sebanyak 50 ribu batang, pupuk organik 50 ton dan unit pengolah hasil kopi 1 set berupa pulper 1 unit, huller 1 unit, solar driyer 1 unit. (YR)