Suzuki
30 October, 2018

Jakarta, Perkebunannews -Politeknik Citra Widya Eduksi (CWE) meluluskan 100 taruna program diploma satu (D1) program pendidikan dan pelatihan kelapa sawit angkatan ke-2. Para taruna dari anak petani itu juga mendapat sertifikasi kompetensi setingkat mandor dari Lembaga Sertifikasi PHI.

Dalam acara dwisuda sekaligus Pembukaan Angkatan ke-3 Program Pelatihan dan Pendidikan Kelapa Sawit setara D1 di Poltek CWE, Cibitung, Kebupaten Bekasi, Senin (29/10) dihadiri Direktur Poltek CWE Ir. St Nugroho, K, MT, Kepala Divisi Program Pelayanan Direktorat Penyaluran Dana Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa Sawit Prayuda Muljo, Pengurus Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo), dan perwakilan LSP PHI.

Nugroho mengatakan, program pelatihan dan pedidikan setara D1 tahun 2018 ini sebanyak 100 siswa dari 25 provinsi sentra kelapa sawit di Indonesia. Sedangkan peserta terbanyak pada angkatan ke-3 berasal dari Riau dan Aceh.

Menurut Nugroho, untuk angkatan ke-2 peserta yang lulus selain mendapat ijazah, juga mendapat sertifikasi kompetensi setingkat mandor dari LSP PHI. “Jadi inilah program sertifikasi pertama, karena angkatan pertama tidak ada, sedangkan angkatan kedua baru ada uji kompetensi oleh pihak ketiga,” ujarnya kepada Perkebunannews.com.

Nugroho menyebutkan, 65 orang yang lulus langsung tersalurkan di dua perusahaan kelapa sawit. “Artinya program ini menurut penilaian kami sesuai dengan kebutuhan industri sawit. Kalau industri kelapa sawit lainnya juga punya rencana pengembangan SDM, bisa merekrut juga untuk angkatan berikutnya,” jelasnya.

Program D1 seluruhnya dibiayai BPDP-KS. Selain itu, BPDP juga memberi bea siswa kepada 90 anak petani sawit dalam program D3 yang dibagi 30 orang program studi budidaya perkebunan kelapa sawit, 30 orang program teknologi pengolahan, dan 30 orang manajemen logistik. “Nantinya mereka lulus setingkat asisten kebun. Tahun depan semoga program D3 dilanjutkan. Karena inikan dari BPDP,” ujar Nugroho.(YR)