8 January, 2020

JAKARTA, Perkebunannews.com – Ketua Umum Dewan Karet Indonesia (Dekarindo) Aziz Pane menyampaikan petani karet agar terus merawat tanaman karetnya. Karena industry ban dalam negeri membutuhkan pasokan karet rakyat. Apalagi adanya musim hujan. Industry ban khawatir pasokan karet seret.

Menurut Aziz, serapan karet dalam negeri sudah mulai meningkat seiring kebutuhan industri karet yang manikan kapasitasnya. “Untuk ini kami meminta agar petani merawat kebun karetnya lagi. Saya berharap petani tidak lagi menebang karet dan diganti kelapa sawit atau tanaman hortikultura,” ujarnya kepada Perkebunannews.com.

Selain itu, Aziz mengatakan, penyakit gugur daun yang menyerang kebun karet sangat berpengaruh terhadap produksi getah karet. Indonesia sendiri menjadi salah satu negara yang paling banyak terkena penyakit pada tanaman karet.

Dari total 3,6 juta hektar (Ha) luas karet nasional, setidaknya 381.900 Ha atau hampir 11 persen terserang penyakit gugur daun. Penyakit gugur daun bakal berdampak pada penurunan produksi karet minimal 15 persen.

Menyangkut harga karet, menurut Aziz, dalam beberapa waktu terakhir memang mulai ada kenaikan, khususnya di dalam negeri. Namun karena adanya penyakit, kondisi karet menjadi tidak sehat.

“Pemerintah harus melakukan langkah untuk mengangani penyakit yang menyerang karet kita ini. Karena produksi karet alam akan anjlok. Ini yang saya khawatirkan,” tukas Aziz. (YR)