Suzuki
14 December, 2018

PALANGKA RAYA, 13 Desember 2018: Perusahaan-perusahaan perkebunan kelapa sawit terus mendorong penerapan bisnis yang sesuai dengan prinsip-prinsip keberlanjutan. Komitmen itu terus ditunjukkan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), salah satunya dengan mendorong percepatan sertifikasi Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO).

“Sangatlah penting sosialisasi dan klinik ISPO bagi anggota GAPKI,” kata Dwi Dharmawan, Ketua GAPKI cabang Kalimantan Tengah (Kalteng) dalam sambutan yang dibacakan Suto Suwahyo, Ketua Bidang Lingkungan dan Masyarakat GAPKI Kalteng saat pembukaan kegiatan sosialisasi dan klinik ISPO bagi anggota GAPKI, di Palangka Raya, 13 Desember kemarin.

Sebagai perusahaan yang memegang teguh prinsip keberlanjutan, menurutnya, kebun sawit harus dibina seoptimal mungkin untuk menghasilkan produk crude palm oil (CPO) atau palm kernel oil (PKO), serta harus dijaga keberlanjutannya agar lestari. “ISPO merupakan salah satu hal yang harus kita penuhi untuk menjaga keberlanjutan usaha maupun pembangunan, khususnya pembangunan wilayah Kalimantan Tengah,” lanjutnya.

Acara ini merupakan kerjasama GAPKI dengan Komiisi ISPO yang berada di bawah Kementerian Pertanian. Ada 50 peserta yang mengikuti acara, mereka berasal dari 48 PT (dari 11 grup yang beroperasi di Kalteng) yang menjadi anggota GAPKI Kalteng.

Komisi ISPO berharap komitmen perusahaan kelapa sawit memperoleh sertifikat ISPO memberi prospek bagus bagi komoditas strategis ini.

“ISPO menjadi senjata ampuh untuk menangkal tuduhan-tuduhan negatif tentang kelapa sawit,” kata Kepala Sekretariat ISPO, R. Azis Hidayat yang hadir sebagai pemateri.

Apalagi, menurutnya, sertifikasi ISPO yang mengandung 7 prinsip memiliki empat tujuan utama, yaitu: mendorong usaha perkebunan untuk mentaati peraturan yang telah dikeluarkan pemerintah; meningkatkan kesadaran pengusaha kelapa sawit untuk memperbaiki lingkungan; melaksanakan pembangunan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan; dan meningkatkan daya saing minyak sawit Indonesia di pasar internasional. Acara seperti ini harus selalu di lakukan utk mempercepat sertifikasi ISPO, GAPKI kalteng patut diapresiasi yang telah berkomitmen dan menginisiasi acara klinik ISPO ini tambah Azis.

Kepala Dinas Perkebunan Kalteng, Ir. Rawin Rambang berharap sosialisasi dan klinik ISPO ini pada akhirnya membuat usaha di bidang komoditas sawit ini dapat meningkatkan kesejahteraan bersama. (H)