13 January, 2020

MANOKWARI, Perkebunannews.com – Sebanyak 6 ton biji kakao Ransiki dengan kualitas premium dari Koperasi Eiber Suth di Kabupaten Manokwari Selatan, Provinsi Papua Barat dilepas Gubernur Papua Barat ke pasar Eropa (Inggris dan Belanda), Kamis, (9/1). Pelepasan ekspor perdana dilakukan di Pelabuhan Laut Manokwari, Papua Barat, melalui Pelabuhan Ekspor Surabaya dan negara tujuan ekspor.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Manokwari Selatan, Pimpinan PT Pelindo IV, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Papua Barat, Pimpinan OPD terkait Tingkat Provinsi dan Kab. Manokwari Selatan.

Gubernur Papua Barat Dominggun Mandacan dalam sambutannya mengatakan, masyarakat Papua Barat harus menjaga keamanan dan stabilitas daerah, sehingga kegiatan ekspor ini terus berlanjut.

Untuk mendukung pengembangan kakao di Manokwari Selatan, tahun ini Pemerintah akan melakukan kegiatan perluasan kakao seluas 200 hektar (Ha) di Kabupaten Manokwari Selatan melalui APBD Papua Barat seluas 100 Ha dan APBN 100 Ha. Direncanakan angaran pengembangan akan di tambahkan melalui APBD P Papua Barat tahun 2020 seluas 200 sehingga menjadi total keseluruhan seluas 400 Ha.

Untuk diketahui ekspor perdana biji kakao Ransiki ini mempunyai nilai mutu grade A dengan harga Rp 46.000,-/Kg. Pengiriman akan dilakukan setiap bulan sesuai kontrak selama 1 tahun yang telah ditandatangani pihak Koperasi Eiber Suth dan Pembeli/Importir yaitu Biji Kakao Trading (Comp). (YR)