Suzuki
5 March, 2019

Simbiosis mutualisme, itulah yang terjadi pada akar tanaman bila bertemu dengan MZ 2000, karena keduanya akan mendapatkan manfaat yang positif ketika dipertemukan.

Ganoderma kini tidak lagi menyerang tanaman kelapa sawit generasi kedua, tapi juga telah menyerang kelapa sawit generasi pertama. Itu karena jamur ganoderma telah menyebar kemana-mana melalui udara, termasuk ke areal tanaman kelapa sawit baru. Namun, bukan berarti ganoderma tidak bisa dicegah.

“Pada prinsipnya, ganoderma tidak akan masuk atau menyerang tanaman jika tanamanan tersebut sehat,” ungkap Atok Urasaid, Konsultan Mikoriza PT Intidaya Agro Lestari (INAGRO) kepada Media Perkebunan.

MZ 2000 Mencegah Ganoderma Pada Bibit dan Sawit Dewasa
Bahkan, menurut Atok untuk membuat tanaman sehat tidaklah sulit. Tanaman yang sehat jika perakarannya sehat, itu kuncinya. Atas dasaritulah MZ 2000 hadir.

“Pada dasanya dengan menggunakan MZ 2000 akan membuat perakaran yang sehat, sehingga ganoderma tidak akan mempunyai kesempatan untuk menyerang tanaman,” tegas Atok.

Pupuk hayati MZ 2000 sebaiknya diberikan pembibitan sebagai imunisasi pada bibit sebelum ditanam di lapang. Bibit sawit yang telah terinfeksi mikoriza akan lebih tahan terhadap serangan penyakit akar dan perakaran sehat. Namun jika tanaman sawit sudah terlanjur dewasa maka pemberian dapat dilakukan di tanaman cover crop.

Sedangkan pemberian MZ 2000 di cover crop dapat diberikan di nursery cover crop sebanyak 10 gram per polybag, itu artiny adalam 1 hektar lahan sawit mebutuhkan 6 kg MZ 2000. Jika cover crop sudah ditanam di lahan, MZ 2000 dapat diberikan di akar cover crop dengan dosis 50 gram per meter2, sehingga dalam 1 hektar membutuhkan 500 kg MZ 2000.

Bahkan pemberian mikoriza ini jauh lebih mudah dan murah jika dibandingkan dengan kegiatan kultur teknis untuk memberantas jamur ganoderma pada sawit.

“Pada prinsipnya, kita harus menguasai areal tanah. Jika akar cover crop sudah terinfeksi mikoriza, maka akan merambat ke akar cover crop yang lain. Diharapkan seluruh lahan tersebut akan terinfeksi mikoriza untuk melawan jamur ganoderma,” paparAtok.

MZ 2000 Meningkatkan Pertumbuhan Bibit Sawit
Adapun dosisnya, Atok menguraikan untuk pre nursery cukup diberikan antara 30 – 40 gram MZ 2000.
Sedangkan pemberian MZ 2000 pada main nursery, cukup 40 – 60 gram. Sesuai hasil riset yang dilakukan PT. INAGRO.

“Pemberian MZ2000 saatpre nursery mampu meningkatkan tinggi bibit kelapa sawit umur 6 bulan masing-masingsebesar 17,87 – 13,32 %dibandingkontrol, sedangkanpenelitianlanjutan di main nursery umur 10 bulanbibitbermikorizalebihtinggi 17% di banding tanpa mikoriza, dan itu tanpa pemupukan standar pembibitan,” terangAtok.

MZ 2000 Memperluas Jangkauan Akar dan Menghemat Penggunaan Pupuk
Tidak hanya itu, lanjut Atok dengan memberikan MZ 2000 maka perakarannya lebih banyak dan panjang sehingga lebih banyak menyerap unsur hara bagi tanaman.

“Adapun infeksi akar mikoriza ditandai dengan munculnya hifa, vasikula dan arbuskuk di dalam akar,” tutur Atok.

Akar yang terinfeksi mikoriza terdapat hifa panjang yang berfungsi membantu akar menyerap air dan unsur hara di dalam tanah. Unsur hara dan pupuk di dalam tanah diserap oleh serabut halus hifa, kemudian di dalam arbuskula ditukardengan hasil fotosintesis tanaman, sisa makanan disimpan di dalam vasikula.

“Artinya dengan pemberian MZ 2000 dapat mengurangi pupuk sehingga dapat mengurangi biaya produksi,” tuturAtok.

MZ 2000 Padat Spora, Jenis Beragam
Bahkan, Atok mengatakan, pupuk hayati mikoriza MZ 2000 telah lulus uji mutu Kementerian Pertanian dengan kandungan spora 600 spora per gram, kandungan spora terdiri dari 5 jenis Glomus maniholtis, Glomu setunicatum, Acaulo spora sp1, Acaulo spora sp2, dan Giga spora sp.

Guna mempertahankan kualitas dan kuantitas spora, MZ 2000 yang setiap bulannya selalu dilakukan quality control untuk mengetahui jumlah dan jenis spora per gram-nya. “Jadi hasil panen produksi selalu kami uji efektivitasnya ke green house riset kami,” ucap Atok.

Free PenyuluhanAplikasi MZ2000 danjasaanalisisinfeksimikoriza
Lenih dari itu, Atok mengatakan mikoriza harus masuk ke akar sawit, terinfeksi pada akar sawit, terbentuk hifa, vasikula, arbuskula. Di situlah terjadinya simbiosis mutualisme yang saling menguntungkan antara akar sawit dan mikoriza. Lalu sawit akan mendapatkan manfaat dari mikoriza seumur hidup sawit dengan hanya 1 aplikasi.

Namun, yang terjadi saat ini adalah salah aplikasi atau mikorizanya kosong, sehingga tanaman sawit tidak mendapat manfaat dari mikoriza.

“Kami, PT INAGRO akan memberikan jasa penyuluhan cara aplikasi secara gratis pada konsumen. Bagimana cara dan dosis yang tepat. Setelah itu, setelah 5 bulan aplikasi, konsumen dapat mengirim sampel akar mereka dan kami cek di Lab INAGRO apakah sudah ada infeksi Akarnya,” jelas Atok.

Kesimpulannya, Atok menerangkan, “pupuk hayati mikoriza MZ 2000 jauh lebih efisien dalam mencegah datangnya ganoderma, meningkatkan pertumbuhan bibit sawit, dan membuat tanaman lebih subur. Ini karena memiliki perakaran yang diselubungi hifa, dapat menghemat penggunaan pupuk lain, serta mempunyai kualitas produk bagus dan menyediakan jasa penyuluhan aplikasi gratis pada konsumen.” YIN