Suzuki
21 February, 2019

RIAU, Perkebunannews.com – Petani plasma yang tergabung dalam Koperasi Unit Desa (KUD) Makmur Lestar segera lakukan peremajaan seluas lebih dari 300 hektar (Ha) dengan melibatkan 145 petani sawit. Replanting yang dilakukan petani plasma itu didukung PT Ramajaya Pramukti, anak usaha Sinar Mas Agribusiness and Food bersama dengan pihak BRI Agro, dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS) di Desa Kenantan, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.

Saat ini, kelapa sawit yang dikelola oleh KUD Makmur Lestari merupakan plasma pola Perkebunan Inti Rakyat (PIR) yang berusia lebih dari 28 tahun sehingga diperlukan peremajaan sawit agar lebih produktif. Program ini memungkinkan para petani mendapatkan fasilitas bibit unggul dan bersertifikat serta melakukan praktik budidaya agronomi yang tepat. Melalui langkah tersebut pula, diharapkan hasil Tandan Buah Segar (TBS) meningkat mencapai 25–30 ton TBS/ha/tahun.

“Tentu kami sangat senang dan menyambut baik kerja sama yang baik ini terutama dana hibah yang diberikan oleh BPDP-KS kepada KUD kami. Semoga dana hibah ini bisa bergulir dan dirasakan oleh KUD-KUD sawit yang lain” ujar Ketua KUD Makmur Lestari Sudirman.

Plasma Controller Riau, Sinar Mas Agribusiness and Food HY. Sihotang mengatakan, kerja sama antara BPDP-KS, BRI Agro dan KUD Makmur Lestari untuk peremajaan kebun kelapa sawit seluas 322 Ha merupakan sebuah program kerja sama yang sangat strategis. “KUD mendapatkan dana hibah yang dapat meringankan biaya mereka dari BPDP-KS dalam proses peremajaan kelapa sawit dan bunga yang kompetitif dari pihak bank,” jelasnya.

Untuk tahap pertama, peremajaan akan dilakukan di lahan seluas 322 ha dari 1.000 ha kebun binaan KUD. Total luas plasma binaan Sinar Mas Agribusiness and Food seluas ± 18.158 Ha yang akan direplanting secara berkala dari tahun 2019-2025. (YR)