19 November, 2019

JAKARTA, Perkebunannews.com – Kayumanis Koerintji menjadi salah satu varietas kayumanis yang baru disetujui dilepas Tim Penilai Varietas Tanaman Perkebunan pada 2019 ini. Salah satu keunggulan kayumanis Koerintji adalah mampu produksi kulit segar kayumanis Koerintji berkisar 126,25 – 201,51 kg basah/pohon.

Ketua Tim Pemulia Cheppy Syukur mengatakan, butuh waktu kurang lebih 4 tahun untuk menggali potensi dan mencari pohon induk terbaik kayumanis di Provinsi Jambi. Varietas ini diusulkan Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro) bekerjasama dengan Dinas Perkebunan Provinsi Jambi pada Sidang Pelepasan Varietas Tanaman Perkebunan II 2019.

Pencarian materi genetik kayumanis pada tiga Blok Penghasil Tinggi di Provinsi Jambi, terutama di Desa Lempur Tengah, Desa Perikan Tengah, dan Desa Air Betung, Kabupaten Kerinci dengan tanaman yang berumur 20-40 tahun.

Seleksi pohon induk terpilih (PIT) dilakukan dengan memilih berdasarkan pada karakter pertumbuhan, produksi, dan penampilan tanaman dan terpilih 55 pohon induk yang dari 3 desa yang berbeda.

Keunggulan PIT kayumanis Koerintji yaitu memiliki produksi kulit segar kayumanis Koerintji berkisar 126,25 – 201,51 kg basah/pohon. Sedangkan produksi kulit kering yaitu sekitar 25,41 – 39,98 kg kering/pohon dengan ketebalan kulit kayumanis yaitu 3,65 – 6,65 mm.

Selain itu, keunggulan lain PIT kayumanis ini yaitu memiliki mutu kulit kayumanis yang baik dengan kadar minyak atsiri sekitar 1,29 – 3,57 ?n kadar sinamaldehid berkisar 91,88 – 94,19%. Kadar sinamaldehid kayumanis ini melebihi standar SNI yaitu 50 persen. Karakteristik mutu tersebut disukai oleh negara-negara pengimpor kayumanis. (YR)