Suzuki
3 September, 2018

Jawa Tengah bukan sentra pengembangan lada. Namun sejumlah bibit tanaman rempah berasal Provinsi tersebut, salah satunya bibit tanaman lada.

Yogi Dwi Sungkowo salah satu penangkar lada yang berlokasi di Desa Kedarpan, Kecamatan Kejobongan dan Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah berhasil mengembangkan bibit lada di lahan seluas 2 hektar.

“Jadi saya telah memulai untuk menangkarkan bibit lada ini sejak tahun 2013. Namun dalam 5 tahun bibitnya telah tersebar ke berbagai sentra lada di Indonesia,” jelas Yogi.

Bahkan, menurut Yogi, di tahun 2018 ini mampu memproduksi hingga 300.000 ribu batang lada. Sehingga bibit lada tersebut tidak han ya memenuhi kebutuhan Jawa Tengah saja tapi juga untuk Aceh, Bengkulu, Jawa Timur dan Kalimantan.

“Adapun bibit yang ditangkarkan adalah jenis lada unggulan seperti Natar 1, Ciinten dan Petaling. Selain itu Yogi juga memiliki kebun induk lada di atas lahan seluas 3.300 m2 yang merupakan sumber setek lada,” jelas Yogi yang juga Ketua Perkumpulan Penangkar Benih Tanaman Perkebunan Indonesia (PPBPTPI) wilayah Jawa Tengah.

Untuk itu, Yogi mengakui bahwa pihaknya selalu berusaha menjalin hubungan baik dengan semua pihak, seperti pemerintah khususnya dinas terkait. “Sehingga pihaknya dan petani binaannya selalu menjaga mutu.

“Jadi kualitas harus kita utamakan dan kepuasan konsumen menjadi hal terpenting,” pungkas Yogi. YIN