24 November, 2019

Jakarta, Perkebunannews.com – Benar, bahwa sudah dua minggu belakangan ini (di minggu terakhir bulan November 2019) harga tandan buah segar (TBS) ditingkat petani mulai beranjak naik. Tapi, tunggu petani belum merasakannya hal tersebut.

Hal tersebut diungkapkan oleh Setiyono, Ketua Umum Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perkebunan Inti Rakyat (ASPEKPIR) Indonesia kepada perkebunannews.com.

“Jadi meskipun harga sudah mulai naik, petani belum tersenyum karena uang yang didapat dari penjualan TBS masih sama,” keluh Setiyono yang juga petani kelapa sawit di Provinsi Riau.

Sebab, Setiyono mengakui, walapun harga sudah menanjak naik TBS yang dijual ke pabrik kelapa sawit jumlahnya sedikit lebih kecil jika dibandingkan dengan tahun lalu saat harga sedang rendah. Sehingga harga TBS naik itu lebih disebabkan karena memang pasokan TBS ditingkat petani saat ini sedang jatuh.

“Contoh, tahun kemarin saat harga TBS ditingkat petani sebesar 1.200 per kilogram, bisa menjual sampai 4 ton. Tapi sekarang saat harga Rp 1.700 per kilogram kita hanya dapat 2 ton. Jadi memang saat ini TBS ditingkat petani lagi turun,” terang Setiyono.

Bahkan, Setiyono membenarkan, bahwa saat ini pabrik kelapa sawit (PKS) didaerahnya berlomba-lomba menaikan harga agar pabrik tetap mendapatkan bahan baku (dari petani-red) sehingga pabrik tetap berjalan.

“Jadi saat ini pabrik bersaing menaikan harga untuk mendapatkan pasokan agar tidak berhenti beroperasi. Kemarin-marin pada saat pasokan TBS di petani sedang berlimpah, banyak pabrik yang menolak, saat itulah harga rendah,” ucap Setiyono.

Melihat banyaknya masalah ditingkat petani maka Persatuan Organisasi Petani Sawit Indonesia (POPSI), bakal menyuarakan keluh kesahnya dan memberikan solusi dalam Indonesian Palm Oil Smallholders Conference & Expo (IPOSC) 2019.

POPSI adalah gabungan asosiasi petani kelapa sawit yang terdiri dari Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perkebunan Inti Rakyat (ASPEKPIR) Indonesia, Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS), Sawit Masa Depanku (SAMADE) dan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO).

IPOSC akan diadakan pada tanggal 27-28 November 2019, berlokasi di Hotel Aston, Pontianak, Kalimantan Barat, dengan tema “Penguatan SDM dan Kelembagaan Petani Basis Kesuksesan Petani Sawit, selama dua hari.” Acara tersebut dihadiri 500 petani dan pengurus KUD seluruh Indonesia serta NGO dari dalam dan luar negeri. YIN