Suzuki
14 November, 2018

Jakarta, Perkebunannews.com – Harga karet Lump pada Oktober sedikti melar di beberapa daerah sentra penghasil karet. Di Kebupaten Tebo, Jambi, penjualan di tingkat petani naik dari Rp 9.150/Kg pada September menjadi Rp 9.265/Kg. Di Bangka Barat harga penjualan karet Lump sedikit lebih baik dari Rp 5.950/Kg pada September naik menjadi Rp 6.200/Kg pada Oktober. Demikian juga di Banyuasin, Sumatera Selatan, dari Rp 6.600/Kg naik menjadi Rp 6.700/Kg pada Oktober.

Namun di beberapa sentra penghasil karet lainnya, harga justru anjlok. Di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, misalnya, penjualan karet lump di tingkat petani turun dari Rp 5.500,-/Kg (September) menjadi Rp 5.285/Kg pada Oktober. Anjloknya harga karet juga terjadi di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat dari Rp 7.950/Kg pada September menjadi Rp 7.000/Kg.

Berikut harga karet lump pada Oktober 2018:
Aceh Utara, NAD : 7.000
Asahan, Sumut : 5.285
Pasaman, Sumbar : 7.000
Tebo, Jambi : 9.265
Banyuasin, Sumsel : 6.700
Bangka Barat, Babel : 6.200
Lampung Utara, Lampung : 7.680
Kuningan, Jabar : 6.500
Sanggau, Kalbar : 6.500
Kukar, Kaltim : 8.000
Kapuas, Kalteng : 8.100
Tapin, Kalsel : 8.275
Sinjai, Sulsel ; 14.000

Sumber : Kementerian Pertanian
Red : Harga dalam rupiah per kilogram