Suzuki
10 January, 2019

Harga karet rendah sudah berlangsung lebih dari lima tahun dan belum ada tanda-tanda harga akan membaik. Dalam kondisi seperti ini maka salah satu cara yang bisa dilakukan supaya petani tetap mendapat laba adalah dengan menekan biaya produksi.

Salah satu upaya menekan biaya produksi adalah dengan low frekuensi tapping (penjarangan hari sadap). Bagi yang biasa menyadap tiap hari jadi 2 hari sekali, yang biasa dua hari sekali jadi 3 hari sekali, dan seterusnya.

“Dengan low frequent tapping lebih bagus dengan aplikasi Groyield. Nutrisi yang diaplikasikan lewat pengolesan di alur sadap ini akan meningkatkan produksi lateks. Dengan demikian biaya produksi rendah, hasil tinggi sehingga masih ada margin ketika harga karet rendah. Groyield adalah harapan baru bagi petani karet Indonesia,” kata Muhammad Hudzaifah, Chief Business Development Groyield.

Groyield merupakan formula yang diciptakan khsus oleh tim Groyield. Merupakan cairan nutrisi yang khusus berfungsi untuk meningkatkan kesehatan tanaman, mengoptimalkan pencapaian hasil produksi serta memperlama umur tanaman.

Terdiri dari unsur hara makro Nitrogen (N),Phosfat (P),Kalium (K), Kalsium (Ca), Sulfur (S) dan Magnesium (Mg). Sedang unsur hara mikro adalah Boron (B), Mangan (Mg), Besi (Fe), Seng (Zn), Tembaga (Cu), Molybdenum (Mo), Selenium (Se) dan lain. Ditambah formula rahasia temuan tim Groyield.

Aplikasi pada tanaman karet secara alami meningkatkan produksi dan kualitas lateks dengan kenaikan lateks antara 40%-300%. Kadar Karet Kering juga semakin meningkat, artinya menjadikan premium grade lateks. Kadar Karet Kering mencapai 34%.

Kesehatan tanaman menjadi lebih baik sebab proses metabolime tanaman dan fotosintesis dioptimalkan. Umur ekonomi tanaman juga lebih panjang. Sistim kekebalan tanaman lebih baik dengan membantu mencegah dan mengobati serangan jamur.

Aplikasi dengan mengoleskannya pada alur sadap yakni pembuluh tanaman menghilangkan pengaruh negatif pada lingkungan seperti penurunan kualitas tanah, sifat biologi air dan kesehatan manusia.

Groyield juga mencegah dan mengobati Kering Alur Sadap (KAS) yang secara bertahap menyembuhkan kulit yang kering dan mati dan saat bersamaan memperbaiki pembuluh lateks. Kulit menjadi lebih lembut dan tebal sehingga penyadapan lebih mudah.

“Produk ini sudah dipasarkan selama 10 tahun di Malaysia. Sudah digunakan 8 tahun di perusahaan milik negara Malaysia dan mereka terus melakukan pembelian ulang. Artinya produk ini sudah teruji hasilnya,” kata Muh Hudzaifah.

Produk ini juga di pasarkan di Vietnam, Laos, Filipina, Thailand dan hasilnya positif. Tahun ini mulai masuk ke Indonesia. Meskipun sudah terbukti di negara lain aturan pemerintah Indonesia mengharuskan ada uji efikasi. Saat ini Groyield melakukan uji efikasi bekerjasama dengan Pusat Penelitian Karet Indonesia lewat Balai Penelitian Getas Salatiga dan akan berakhir bulan Maret 2019.

Rouf, peneliti Balai Penelitian Getas menyatakan penelitian yang dilakukan di kebun Getas dalam skala kecil untuk melihat pengaruhnya pada peningkatan produksi dan mengatasi KAS. Sedang dalam skala besar dilakukan di salah satu perkebunan karet di Jawa.

Penelitian di Balit Getas untuk peningkatan produksi dibandingkan antara penggunaan Groyield dengan kontrol (tanpa perlakukan) dan perangsang lateks etefon. Hasilnya dibandingkan dengan kontrol peningkatan produksi lateks mencapai 208% sedang dengan etefon 164%.

Sedang dalam skala besar 4 bulan pertama belum ada perkembangan yang significant karena aplikasi yang tidak pas. Setelah prosedur diperbaiki bulan November Desember ini sudah ada kenaikan trend produksi.

Sedang untuk menyembuhkan KAS dilakukan pada KAS parsial dan total. Untuk KAS total naik significant, bahkan pada bulan kedua sudah bisa keluar lateksnya, meskipun masih dalam bentuk lump dan belum mengalir deras. Sedang KAS parsial naik tetapi belum significant.

“Hasil pengamatan lateks diagnosis menunjukkan trend hasil yang baik dengan ditandai kadar sukrosa dan tiol lebih tinggi dibanding kontrol atau etefon,” katanya.

Hendri Kiswanto, penyuluh pertanian dari Sintang menyatakan dalam uji coba yang dilakukan Balai Penyuluh Pertanian di kebun rakyat, aplikasi Groyield dalam 12 hari, petani jadi sering mengganti mangkok sadap karena cepat penuh. Ada beberapa kecamatan di Sintang yang didominasi karet, sehingga Groyield disambut baik petani.

Aplikasi Groyield membuat tanaman karet menjadi lebih sehat. Pohon yang terkena KAS yang dalam istilah masyarakat setempat disebut mati angin setelah diaplikasi bisa berproduksi kembali. Petani yang sudah menggunakan merasakan keuntungan sehingga mereka menggunakan terus meskipun harganya relatif mahal.

Menurut Muh Hudzaifah, teknologi yang digunakan adalah teknologi nano, sehingga harganya relatif tinggi. Tetapi ujicoba di PTPN XII penggunaan Groyield dengan karet seperti sekarang, masih ada marginnya.Apalagi penyadapan dengan frekuensi rendah, penggunaan Groyield sangat menguntungkan.

Keuntungan lain dari Groyield meskipun dibuat untuk tanaman karet tetapi bisa diaplikasikan pada pohon buah-buahan dan hasilnya produksi meningkat. “Belum pernah ada produk untuk tanaman karet yang bisa digunakan tanaman lain,” katanya.