Suzuki
25 April, 2019

Serpong – Harus diakui bahwa saat ini era digitalisasi semakin berkembang pesat dengan segala bentuk dan kemudahannya, trend ini merebak hampir di seluruh penjuru dunia. Melihat hal ini maka komoditas kopi harus bisa berbenah diri melalui digitalisasi guna mendorong pemarsaran kopi.

“Jadi digitalisasi pemasaran merupakan peluang bagi petani untuk membuka komunikasi dan pasar secara langsung dengan pembeli, dan mengatasi hambatan jarak dan waktu, Selain itu bisa menjadi salah satu daya tarik generasi muda millenial terjun dalam agribisnis,” kataDedi Junaedi Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan, Ditjen Perkebunan, Kementerian Pertanian.

Lebih lanjut, menurut Dedi, digitalisasi sudah menjadi gaya hidup anak muda masa kini. Artinya dengan menerapkan digitalisasi pada komoditas kopi maka diharapkan bisa membuka pasar kopi lebih luas lagi tidak hanya anak-anak muda di dalam negeri tapi juga membuka pasar di luar negeri. YIN