Suzuki
12 March, 2018

Program Dewan Kopi Indonesia (DEKOPI) dalam jangka pendek adalah akan berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian dalam rangka menyambungkan antara petani dengan eksportir sebagai off taker. “Jadi nanti kita akan tugaskan eksportir berdasarkan wilayah. Masing-masing eksportir bertanggung jawab terhadap petani di wilayah tersebut, “ kata Anton Apriyantono, Ketua Dewan Kopi Indonesia.

Diharapkan terjadi kemitraan yang saling menguntungkan. Jika diperlukan pendanaan maka DEKOPI bisa menyambungkan dengan bank.

Saat ini beberapa eksportir dan industri juga sudah melakukan kemitraan. Masalahnya adalah petani kopi di Indonesia ini banyak sekali, ada jutaan orang, banyak yang belum masuk dalam program kemitraan. Dengan program DEKOPI semakin banyak yang melakukan kemitraan dan semakin banyak petani yang terlibat.

“Hal yang paling penting adalah harga ditingkat petani terangkat sehingga mereka bergairah untuk memproduksi kopi,” katanya.

Saat ini yang diharapkan petani adalah bibit unggul yang baik. “Saya dapat laporan banyak petani yang bisa menghasilkan bibit bagus. Tetapi karena terhambat oleh aturan sertifikasi akhinya bibit bagus ini tidak bisa disebarluaskan. Masalah ini akan kita coba selesaikan,” katanya.

Program pembagian bibit unggul kepada petani oleh Kementerian Pertanian salah satu diantaranya adalah kopi. Anton tidak tahu secara persis berapa jumlahnya tetapi hal ini bisa dimanfaatkan untuk peremajaan kebun petani atau perluasan.

Keanggotaan Dewan Kopi Indonesia berdasarkan Anggaran Dasar yang disusun tim formatur adalah asosiasi, perorangan yang mewakili asosiasi sebagai anggota biasa. Sedang anggota luar biasa adalah perorangan yang berjasa dan berperan pada perkopian.

“Sekarang ada permintaan dari personel atau industri untuk menjadi anggota. padahal mereka tidak berada di bawah asosiasi. Ini juga harus ditampung. Saya berpikir anggotanya bukan hanya asosiasi saja, perorangan dan industri kita tampung juga nanti. Pada dasarnya saya ingin menyatukan seluruh insan perkopian dari hulu sampai hilir,” katanya.