10 January, 2020

JAKARTA, Perkebunannews.com – Kementerian Pertanian (Kementan) merilis penetapan luas tutupan kebun kelapa sawit mencapai 16,381,959 hektar (Ha). Dalam Surat Keputusan Menteri Pertanian yang ditandatangani Syahrul Yasin Limpo No. 833/Kpts/2019 disebutkan, Riau merupakan provinsi yang memiliki perkebunan kelapa sawit terluas mencapai 3,387,206 Ha (20,68%). Sedangkan terkecil berada di Maluku Utara 3,950 (2%).

Pembaruan data luasan tutupan sawit itu sendiri didasarkan atas hasil rekonsiliasi data tutupan sawit dari tim yang diinisiasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Penetapan data itu juga dalam rangka sinkronisasi kebijakan satu peta yang berkaitan dengan kesesuain perizinan kelapa sawit ayng dikeluarkan kemneterian/lembaga.

Berdasarkan SK Mentan, dari luas perkebunan sawit berada di 26 provinsi itu Sumatera Utara berada di peringkat dua dengan luas 2,079,027 Ha (12,69%), disusul Kalimantan Barat 1,807,643 Ha (11,03), Kalimantan Tengah 1,778,702 Ha (10,86%), Sumatera Selatan 1,468,468 Ha (8,96%), Kalimantan Timur 1,287,449 Ha (7,86%).

Sedangkan Jambi memiliki luas tutupan sawit seluas 1,134,640 Ha (6,93%), Sumatera Barat 558,683 Ha (3,41%), Kalimantan Selatan 549,953 Ha (3,41%), Aceh 535,002 Ha (3,27%), Bengkulu 426,508 Ha (2,60%), Kep Bangka Belitung 273,842 Ha (1,67%), Lampung 268,061 Ha (1,64%), Kalimantan Utara 234,535 Ha (1,43%).

Di Sulawesi, luas kebun sawit terbesar berada di Sulawesi Barat mencapai 155,958 Ha (0,95%), dan Sulawesi Tengah 110,901 Ha (0,68%). Disusul Papua 110,496 Ha (0,67%), Papua Barat 58,656 Ha (0,36%), Sulawesi Tenggara 55,786 Ha (0,34%), Sulawesi Selatan 31,980 Ha (0,20%), Banten 18,365 Ha (0,11%), Jawa Barat 14,997 Ha (0,09%), Gorontalo 11,257 Ha (0,07%) dan Kep Riau 4,926 Ha (0,03%). (YR)