Bayer Crop Science Siap Mengadopsi Teknologi Pertanian

Manado – Bayer divisi Crop Science Indonesia menargetkan pertumbuhan usaha hingga 10 persen di tahun 2018. Salah satu strategi untuk mencapai target tersebut adalah dengan melakukan penyebaran adopsi solusi pertanian di seluruh wilayah Indonesia khususnya di wilayah timur Indonesia.

Dalam acara Bayer Channel Meeting yang diadakan di Manado, 1-4 Februari 2018, Mohan Babu, Direktur PT Bayer Indonesia mengatakan, Bayer berkomitmen untuk mendukung pemerintah dalam mencapai ketahanan pangan di Indonesia melalui penyediaan dan pemerataan adopsi teknologi di seluruh wilayah Indonesia, khususnya di wilayah timur.

“Penting bagi para petani di wilayah timur Indonesia untuk mendapatkan akses yang sama terhadap teknologi, tahun ini kami melakukan investasi dan menggandeng para mitra usaha lebih banyak untuk memastikan para petani di wilayah timur Indonesia seperti Sulawesi, Kalimantan dan sekitarnya dapat meningkatkan hasil produksinya secara signifikan,” katanya.

Pertanian saat ini sedang menghadapi banyak tantangan, terutama dalam penyebaran solusi pertanian. Oleh karena itu, Bayer memerlukan mitra seperti Distributor untuk memastikan solusi yang ditawarkan dapat dirasakan manfaaatnya oleh para petani di seluruh wilayah Indonesia, terutama di berbagai area dengan akses yang terbatas.

Setiap tahun pihaknya berupaya untuk mengumpulkan para distributor dan mitra untuk memberikan informasi-informasi terbaru, selain itu acara seperti ini penting dilakukan untuk mempererat kemitraan perusahaan di masa depan.

“Lebih dari seratus mitra usaha tergabung dalam acara tahun ini, dan kami senang dapat berkumpul bersama untuk menentukan komitmen bisnis kedepannya dan berupaya untuk memastikan solusi pertanian kami dapat diterima dengan baik oleh para petani di wilayah kerja mereka,” ujar Mohan.

Lebih lanjut, menurut Mohan, pihaknya juga mempunyai program kemitraan dalam menjalankan usahanya di Indonesia, Bayer divisi Crop Science bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan dalam rantai usaha, contohnya program kemitraan dengan para petani dengan lahan terbatas di Jawa Timur untuk memastikan kepastian pasar bagi mereka.

Selain itu, saat ini Bayer tengah melakukan kerjasama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan pendidikan kejuruan pertanian di Indonesia.

“Saat ini kami tengah fokus untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi pertanian di wilayah Merauke, semoga kami dapat mereplikasi program-program kemitraan tersebut di wilayah Sulawesi Utara,” tutup Mohan.

Sekedar catatan, Bayer divisi Crop Science Indonesia adalah bagian usaha dari PT Bayer Indonesia yang berkantor pusat di Jerman. Divisi usaha ini memiliki sebuah fasilitas manufakturingperlindungan tanaman yang berada di Jawa Timur untuk memenuhi pasar dalam negeridan kebutuhan ekspor di berbagai negara di Asia Pasifik. YIN

Pin It on Pinterest