Kelapa Unggul dari Serambi Mekah

Bumi Serambi Mekah rupanya menyimpan berbagai tanaman unggul yang patut dibudidayakan. Salah satunya kelapa Dalam Lampanah. Kelapa ini mampu memproduksi 138 butir per pohonnya dengan berat daging kelapa segar sebesar 449 gram per butir atau 224 gram kopra per butir. Potensi produksi kopra mencapai 3 ton ton/pohon per hektar (Ha).

Sesuai namanya, kelapa Dalam Lampanah berasal dari kemukiman bernama Lampanah, Desa Ujong Keupula, Kecamatan Seilimeum, Kabupaten Aceh Besar. Para petani yang menanam kelapa Lampanah sudah dilakukan secara turun temurun.
Hal menarik, kelapa Lampanah yang tertaman di lahan petani sudah berjarak tanam secara teratur persegi 8 meter (m) x 8 m.

Padahal jika dibandingkan dengan kelapa yang ditanam di areal petani di seluruh tanah air, jarak tanamnya tidak teratur. Bahkan di antara tanaman kelapa banyak disisipi kelapa dengan berbagai tingkatan umur. Belum lagi di bawah pohon kelapa banyak ditemui semak belukar atau alang-alang sehingga terkesan kurang terawat.

Balai Penelitian Tanaman Palma pun telah melakukan observasi sejak 2014 hingga 2016. Hal ini guna melihat kestabilan hasil produksi kelapa Dalam Lampanah itu. Pohon kelapa Dalam yang tingginya mencapai 20 m lebih itu pun tampak tumbuh subur dan seragam. Dari populasi 150 pohon/Ha, kelapa Lampanah rata-rata menghasilkan 13,23 tandan/pohon, jumlah buah 8,76 butir/tandan, dan 117 butir/pohon/tahun.

Kelapa Lampanah memiliki berat utuh 1.374 g/buah, berat bji sekitar 900 g/butir, berat daging buah 419 g/butir. Dengan hasil tersebut potensi kopra kelapa Lampanah sekitar 24,57 kg/pohon. Jika dikalikan 123 pohon per Ha diperoleh potensi kopra sebesar 3 ton/Ha.

Dari segi karakteristik mayang, kelapa Dalam Lampanah memiliki panjang tandan sekitar 50 cm, lebar tangkai tandan 4 cm, tebal tangkai tandan 2,5 cm, dan panjang rangkai bunga 39,10 cm. Pada tanaman kelapa diarahkan seleksi pada tangkai tandan yang pendek, lebar dan tebal agar kuat menopang buah kelapa sampai mencapai matang secara fisik.

Selain itu, kelapa Dalam Lampanah juga menghasilkan rata-rata produksi sebanyak 138 butir/pohon. Jumlah buah ini jauh di atas syarat kelapa unggul yakni di atas 80 butir/pohon. Kelapa Dalam Lampanah memiliki berat daging kelapa segar sebesar 449 gram/butir. Sehingga potensi kelapa Lampanah menghasilkan 30,91 kg/pohon. Artinya, potensi produksi kopra yang dihasilkan mencapai 3,80 ton kopra/Ha/tahun.

Kelapa Dalam Lampanah bisa dibilang agak lambat dalam proses pertumbuhan ketinggian tanaman. Hal ini disebabkan kelapa Lampanah memiliki panjang daun 91 cm. Sedangkan kelapa Dalam lainnya seperti Mapanget dari Sulawesi Utara panjang daun 118 cm, Dalam Bali 109 cm, Dalam Palu 125 cm, Dalam Sawarna 116 cm.

Dari sisi produksi, Kelapa Dalam Lampanah mampu menghasilkan kopra hingga 3,7 ton/Ha dengan kadar minyak kopra mencapai 66,40 persen. Daging kelapa Dalam Lampanah ini mengandung protein yang cukup tinggi yakni 6,81 persen. Sehingga kelapa Lampanah sangat baik untuk kesehatan jika mengonsumsi buah baik sebagai kelapa sayur maupun kelapa muda.

Kelapa Dalam Lampanah juga dapat dikatakan tanah terhadap seranga hama penyakit utama kelapa. Berdasarkan pengamatan di lapangan dari 290 buahyang diamati, 24,8 persen menunjukkan gejala seranga hama tangau kelapa Aceria. Meski begitu serangannya masih tergolong ringan. (YR)

Pin It on Pinterest