Air Kelapa Efektif Turunkan Deman

Air kelapa tidak hanya untuk menyegarkan tubuh. Namun efektif menurunkan demam. Perlu dicoba.

Mengatasi demam dengan meminum obat seperti paracetamol atau jenis lainnya sesering mungkin menimbulkan dampak bagi kesehatan. Karena itulah mulailah mengatasi demam secara alami dengan minum air kelapa.

Hasil penelitian Muhammad Imam Nawawi dari Akademi Farmasi Bina Husada, Kendari, Sulawesi Tenggara, menyebutkan bahwa meminum air kelapa tanpa dicampur apa pun mampu menurunkan suhu tubuh hingga 3,7oC. Hasil ini sama dengan pemberian paracetamol. Bahkan penelitian terhadap kelinci itu, air kelapa dengan konsentrasi 50 persen dapat memberi efek antireptik.

Air kelapa memiliki kandungan gizi baik makro maupun mikro yang sangat baik bagi tubuh. Kandungan makro air kelapa yakni karbon dan nitrogen. Unsur karbon berupa karbohidrat sederhana seperti glukosa, sukrosa, fruktosa, sorbitol, dan inositol. Unsur nitrogen berupa protein yang tersusun dari asam amino, seperti alin, arginin, alanin, sistin, dan serin.

Sedangkan kandungan mikro air kelapa berupa mineral di antaranya kalium (K), natrium (Na), kalsium (Ca), magnesium (Mg), ferum (Fe), cuprum (Cu), fosfor (P), dan sulfur (S). Di samping itu, air kelapa juga ditemukan berbagai vitamin, seperti vitamin C, dan berbagai asam seperti, asam nikotinat, asam pantotenat, dan asam folat. Vitamin B kompleks yang dikandungnya antara lain niacin, riboflavin, dan thiamin.

Namun secara umum air kelapa mengandung asam askorbat, protein, lemak, hidrat arang, kalsium, atau potassium. Kandungan mineral pada air kelapa antara lain zat besi, fosfor, dan gula yang terdiri atas glukosa, sukrosa, dan fruktosa.

Dengan kaya kandungannya itu, tak heran jika air kelapa memiliki khasiat bersifat alami yang lebih baik ketimbang minuman pengganti cairan lainnya yang mengandung bahan sintetik. Terlebih jika orang menderita sakit karena demam, diare, muntah atau terkena panas matahari yang mengakibatkan kekurangan air atau dehidrasi.

Secara tradisional, banyak orang memanfaatkan air kelapa sebagai obat yang sangat efektif dalam membasmi berbagai jenis cacing merugikan di dalam usus. Apalagi jika diminum pada pagi hari sebelum mengonsumsi makanan lainnya. Hal itu sangat dianjurkan dilakukan bagi penderita gastritis atau hyperacidity.

Air kelapa dapat pula mengatasi kerusakan sistem saluran cerna seperti mengurangi gas dalam lambung, mual-mual, dan salah cerna. Jka ditambah madu, air kelapa sangat baik diminum menjelang tidur bagi penderita batuk kering.

Hasil analisis menunjukkan bahwa air kelapa tua terdiri atas air sebanyak 91,23 %, protein 0,29 %, lemak 0,15 %, karbohidrat 7,27 % dan abu 1,06 %. Sedangkan dalam air kelapa muda kandungannya adalah air sebanyak 95,5 %, protein 0,1 %, lemak kurang dari 0,1 %, karbohidrat 4 %, dan abu 0,4 %.

Hasil penelitian menunjukkan air kelapa memiliki Indeks Rehidrasi yang lebih baik dibandingkan dengan sport drink atau minuman penambah stamina. Indeks Rehidrasi adalah indikator banyaknya cairan rehidrasi yang diberikan yang dipergunakan oleh tubuh.

Indeks Rehidrasi lebih tinggi itu berarti air kelapa muda lebih efektif dan lebih cepat memperbaiki dehidrasi. Dengan rasa lebih lezat, air kelapa mudah ditoleransi lambung sehingga air kelapa muda dapat diminum dalam jumlah cukup banyak.

Jika dibandingkan dengan minuman kemasan yang beredar di pasaran, air kelapa mempunyai kandungan K lebih tinggi. Jika minuman isotonik kemasan memiliki kandungan K sebesar 5 mEq/L dan sebesar 1080 mg/L untuk minuman isotonik kemasan berbahan baku kelapa.

Sementara di dalam air kelapa, kandungan K tertinggi dapat dijumpai pada kelapa hibrida yang sangat muda yaitu sebesar 139,56 mEq/L atau 5457,6 mg/L. Pada kelapa gading yang sangat muda kandungan K sebesar 108,08 mEq/L atau 4223,2 mg/L. Pada kelapa hijau yang sangat muda sebesar 94,8 mEq/L atau 3681,2 mg/L. Kandungan K dalam oralit yang berasal dari senyawa KCl sebesar 1,5 g/L besarnya K adalah 791 mg/L.

Sedangkan untuk air kelapa hijau (Varietas viridis) lebih banyak megandung kalium dan natrium dibandingkan dengan air kelapa gading/kuning (Varietas eburnia). Hal ini menunjukkan bahwa kadar kalium dan natrium pada air kelapa sangat berpengaruh terhadap varietas kelapa tersebut.

Seperti diketahui, asupan natrium dari makanan sehari-hari berkisar antara 2 sampai 15 g. Hampir seluruh natrium tubuh berada dalam darah dan cairan di sekeliling sel. Natrium tubuh berasal dari makanan dan minuman dan dibuang melalui air kemih dan keringat. Pada ginjal yang normal dapat mengatur natrium yang dibuang melalui air kemih, sehingga jumlah total natrium dalam tubuh sedikit bervariasi dari hari ke hari.

Kehilangan natrium tubuh tidak menyebabkan konsentrasi natrium darah menurun. Namun hal itu menyebabkan volume darah menurun. Jika volume darah menurun, tekanan darah akan turun, denyut jantung akan meningkat, pusing dan kadang-kadang terjadi syok.

Jika kadar natrium terlalu tinggi, otak akan menimbulkan rasa haus dan mendorong kita untuk minum. Jika tubuh banyak mengeluarkan natrium seperti dalam kasus muntah dan diare sementara pemasukannya terbatas, maka akan terjadi keadaan dehidrasi disertai kekurangan natrium.

Kalium memiliki peranan penting dalam metabolisme sel serta dalam fungsi sel saraf dan otot. Konsentrasi kalium yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dapat menyebabkan timbulnya masalah yang serius, seperti irama jantung yang abnormal.

Prof Dr. dr. Idris Munthae, PHD. Ahli Gizi dan Dosen Kedokteran menyebutkan bahwa air kelapa bermanfaat untuk menjaga keseimbangan elektrolit, mengatasi gangguan kencing, memecah batu ginjal, membunuh cacing di usus, pengganti plasma darah, anti kuman [Anti bakteri untuk penyakit TBC], mengatasi mual muntah. (YR)

(Visited 105 times, 3 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pin It on Pinterest