2017, Anggaran untuk Aren Ditambah

Aren merupakan salah satu komoditas perkebunan yang cukup potensial karena selain bisa diolah gula merah juga menjadi bahan baku bioethanol. Sehingga perlu mendapatkan tambahan dana .

Demikian disampaikan Herman Khareron, wakil ketua Komisi IV DPR RI dalam sambutannya dihadapan pejabat Pemda di kantor UPTD Kehutanan saat melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Gorontalo.

Artinya 2017, DPR akan menambahkan dana untuk komoditas aren.”Hal ini perlu dilakukan agar bisa mengembangkan komoditas tersebut, mengingat aren termasuk komoditas yang dikuasai oleh rakyat, atau masuk dalam perkebunan rakyat,” jelas Herman.

Lebih dari itu, menurut Herman, Aren perlu mendapatkan tambahan dana karena dalam rangka mendukung upaya penyediaan bahan baku pangan dan bioenergi. Seperti diketahui saat ini Pemerintah sedang mengurangi bahan bakar minya yang berbasis fosil ke arah bioenergi yang berbasis nabati seperti, aren, kelapa sawit, jarak pagar, dan kemiri sunan.

“Hanya tahun ini perhatian untuk perkebunan masih rendah. Anggaran untuk pekerbunan di Kementan sama dengan besarnya dengan anggaran satu provinsi”, kritik Herman.

Sementara itu, Dirjen Perkebunan, Kementerian Pertanian Bambang, menyambut baik atensi dari DPR tersebut. Hanya, insiatif legislatif tersebut harus diterjemahkan dalam program yang strategis.

“Dana tersebut harus diarahkan tidak semata-mata pada peningkatan produksi namun juga membangun kawasan terpadu aren dalam kaitan pengembangan agroindustri,” saran Bambang.

Harapannya, lanjut Bambang, ini akan menjadi keuntungan bagi daerah yang selama ini serius mengembangkan aren sehingga sudah terbangun kawasan, sehingga sekiranya ada anggaran untuk pengembangan aren akan diarahkan untuk memperkuat kawasan tersebut,” pungkas Bambang. YIN

(Visited 60 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pin It on Pinterest