Lahan Gambut Jangan Dibikin Ribut

Lahan gambut di Indonesia sudah dipergunakan untuk areal pertanian sejak 100 tahun yang lalu termasuk untuk areal tanaman kelapa sawit, maka dalam hal ini lahan gambut tidak perlu dirubuttkan.

Guru Besar Ilmu Tanah pada Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara (USU),Prof.DR.Ir.Abdul Rauf, MP menerangkan bahwa lahan gambut pun bisa dioptimalkan jika menggnakan teknik budidaya yang baik. Bahkan saat ini beberapa kelompok masyarakat sudah pandai dalam menggunakan lahan gambut sehingga bisa untuk menopang roda perekonomiannya.

“Diantaranya negeri Lama, Sumatera Utara ada perkebunan kelapa sawit yang usianya sudah mencapai 100 tahun lebih atau 4 generasi dan produktivitas tandan buah segar (TBS)-nya bisa mencapai diatas 20 ton per hektar pertahun ,” kata Rauf ketika ditemui di USU.

Adapaun caranya, Rauf menerangkan, yaitu dengan water management (manajemen air). Jadi pembuatan drainase di lahan gambut bukan untuk membuang air melainkan menekan permukaan air maksimum 60 cm. Tujuannya agar permukaan air di lahan gambut tetap baik (terjaga) dan tanaman tetap tumbuh subur. Hal ini karena sifat air yang kapilaritas yang bisa naik memenuhi lahan gambut tersebut.

Artinya berapa pun kedalaman gambut kalau watar management-nya baik atau tetap mempertahankan permukaan air di 60 cm maka gambut akan tetap baik begitu juga dengan produktivitasnya. Melalui pembuatan drainase maka lahan gambut yang ditanami kelapa sawit tetap berkelanjutan

“Jadi caraya yaittu disaat musim kemarau bukalah kran air tersebut sehingga air bisa masuk ke parit-parit agar lahan gambut tetap basah. Kemudiaan jika musim hujan kran dibuka untuk menurunkan permukaan air. Bahkan perkebunan yang di Sumatera Utara itu kran airnya sudah otomatis sehingga bisa menaikan dan menurunkan permukaan air di lahan gambut agar tetap stabil,” urai Rauf. Berita selengkapnya ada pada Laporan Khusus Majalah Media Perkebunan Edisi 154 –September 2016/YIN

(Visited 38 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pin It on Pinterest